"Ini Cinta" Penerbit Kahveh
"Ini Cinta" Sebuah novel antologi (kumpulan cerpen) oleh Penerbit Kahveh. Terdiri dari sepuluh cerpen dari sepuluh penulis muda yang berbicara tentang cinta dari berbagai sudut pandang.
Novel ini adalah karya pertamaku yang dicetak dengan penuh ambisi. Berawal dari sebuah lomba cerpen (Mei 2014) bertemakan cinta yang diikuti oleh ratusan penulis, dipilihlah sepuluh karya terbaik yang kemudian dibukukan.
Cerpenku, berjudul "Ah, Rena" bercerita tentang seorang laki-laki yang tanpa sadar mencintai seorang gadis dengan cara yang ajaib.
"Ada dua tipe manusia beruntung menurut catatanku. Yang pertama adalah seseorang yang dicintai, selanjutnya adalah orang yang mencintai..."
Novel ini, membuat semangatku semakin bulat untuk mewujudkan mimpi-mimpi selanjutnya. Seperti air hangat yang kamu minum saat tenggorokanmu sedang sakit, novel ini seperti vitamin C yang membuat harapan itu hidup lagi setelah lama berjuang menjadi Zombie.
Awalnya, aku benar-benar tidak percaya jika aku menjadi salah satu pemenangnya. Aku menulis cerpen itu jam empat pagi, sekitar bulan maret 2014, aku menulisnya di kertas bekas yang dibuang teman-temanku karena mereka berpikir itu tidak berguna lagi.
Saat hari pengumuman tiba, saat itu malam minggu, dan aku sedang tertidur cantik dengan celana pendek merah bermotif Angry Bird. Aku bermimpi sesuatu yang buruk hingga terbangun dan langsung menyalakan ponsel. Dan disana, pengumuman pemenangnya ditulis di fanpage Penerbit Kahveh. Mereka menulis namaku dan aku pikir itu hanya mimpi. Aku kembali tidur dan beberapa jam kemudian aku baru yakin bahwa mereka menyukai tulisanku. Aku menelepon seorang sahabat, menangis, dan sujud syukur hingga hari minggu pagi pukul lima.
That was incredible.
Incredible feeling.
Kabar baik selanjutnya adalah novel ini datang ke rumahku hari sabtu pukul sekitar pukul delapan malam di pertengahan Desember 2014. Hingga sekarang aku masih bingung kurir pengantar barang dari perusahaam mana yang mengantar barang malam hari, tapi itu adalah malam terbaik yang membuatku menari sambil menangis.
Sayangnya, hingga sekarang (Desember 2015) aku belum menerima kabar selanjutnya dari Penerbit Kahveh tentang novel "Ini Cinta" yang belum juga turun cetak. Tapi, itu bukanlah masalah besar karena tugas penulis adalah menulis dan tetap menulis.
Thanks God
Sincerely, Terdevan
Novel ini adalah karya pertamaku yang dicetak dengan penuh ambisi. Berawal dari sebuah lomba cerpen (Mei 2014) bertemakan cinta yang diikuti oleh ratusan penulis, dipilihlah sepuluh karya terbaik yang kemudian dibukukan.
Cerpenku, berjudul "Ah, Rena" bercerita tentang seorang laki-laki yang tanpa sadar mencintai seorang gadis dengan cara yang ajaib.
"Ada dua tipe manusia beruntung menurut catatanku. Yang pertama adalah seseorang yang dicintai, selanjutnya adalah orang yang mencintai..."
Novel ini, membuat semangatku semakin bulat untuk mewujudkan mimpi-mimpi selanjutnya. Seperti air hangat yang kamu minum saat tenggorokanmu sedang sakit, novel ini seperti vitamin C yang membuat harapan itu hidup lagi setelah lama berjuang menjadi Zombie.
Awalnya, aku benar-benar tidak percaya jika aku menjadi salah satu pemenangnya. Aku menulis cerpen itu jam empat pagi, sekitar bulan maret 2014, aku menulisnya di kertas bekas yang dibuang teman-temanku karena mereka berpikir itu tidak berguna lagi.
Saat hari pengumuman tiba, saat itu malam minggu, dan aku sedang tertidur cantik dengan celana pendek merah bermotif Angry Bird. Aku bermimpi sesuatu yang buruk hingga terbangun dan langsung menyalakan ponsel. Dan disana, pengumuman pemenangnya ditulis di fanpage Penerbit Kahveh. Mereka menulis namaku dan aku pikir itu hanya mimpi. Aku kembali tidur dan beberapa jam kemudian aku baru yakin bahwa mereka menyukai tulisanku. Aku menelepon seorang sahabat, menangis, dan sujud syukur hingga hari minggu pagi pukul lima.
That was incredible.
Incredible feeling.
Kabar baik selanjutnya adalah novel ini datang ke rumahku hari sabtu pukul sekitar pukul delapan malam di pertengahan Desember 2014. Hingga sekarang aku masih bingung kurir pengantar barang dari perusahaam mana yang mengantar barang malam hari, tapi itu adalah malam terbaik yang membuatku menari sambil menangis.
Sayangnya, hingga sekarang (Desember 2015) aku belum menerima kabar selanjutnya dari Penerbit Kahveh tentang novel "Ini Cinta" yang belum juga turun cetak. Tapi, itu bukanlah masalah besar karena tugas penulis adalah menulis dan tetap menulis.
Thanks God
Sincerely, Terdevan





Comments
Post a Comment